Sendiriku melintasi lautan hitam aspal
Terbayang senyumanmu
Yang selalu menyambutku kala kutiba
Kuhela nafas panjang tanpa sadar
Menatap penunjuk waktu
Yang telah hampir tengah malam
Apa arti hariku ini ?
Apa yang ingin kucapai ?
Tenggelam dalam pertanyaanku sendiri
Hanya letih yang kudapat
Tak ada lagi kepuasan jiwa saat berkarya
Bagai kuda pecutan yang tak bernyawa
Sedemikian kecilkah harkat hidupku
Hingga selalu berada dibawah sangkakala sang Raja
Bergerak setiap titah itu terdengar....
Senin, Mei 6
Selasa, Oktober 5
Lagu mawar layu
Apabila kutatap penglihatan bathinku
Nampak didalamnya bayangan dari bayangnya
Dan apabila kusentuh dengan ujung jariku
Terasa getaran kehadirannya
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya
Bagai danau tenang
yang memantulakan cahaya bintang gemerlap
Airmataku menandai sendu
bagai titik titik embun syahdu
Yang membongkar rahasia mawar layu
Lagu itu telah digubah oleh renungan
Dan dikumandangkan oleh kesunyian
dan disingkiri oleh kebisingan
Dan dilipat oleh kebenaran
Diulang ulang oleh mimpi dan bayangan
dipahami oleh cinta
disembunyikan oleh kesadaran siang
dinyanyikan oleh sukma sang malam
Lagu itu lagu kasih sayang
Gerangan Kain dan Esau....
manakah yang mampu
membawakannya berkumandang
Senin, Oktober 4
Tanyaku
akankah kelak
kau kenali aku
kau tahu namaku
saat kita jumpa kembali
akankah semua sama
tentang cinta kita
tentang derita kita
kala kita kembali bertemu
dan bila semua sama
bila kita kembali hidup bersama
akankah semua berakhir sama...
seperti saat ini?
kadang ku bertanya dalam tangis
siapakah kau?
dan mengapa aku mencintaimu?
kau kenali aku
kau tahu namaku
saat kita jumpa kembali
akankah semua sama
tentang cinta kita
tentang derita kita
kala kita kembali bertemu
dan bila semua sama
bila kita kembali hidup bersama
akankah semua berakhir sama...
seperti saat ini?
kadang ku bertanya dalam tangis
siapakah kau?
dan mengapa aku mencintaimu?
Minggu, Oktober 3
Nurani...
Hati nuranimu sendiri adalah rumah kediaman siapa pun yang engkau sebutkan....
Jika rumah itu gelap, maka engkau tidak dapat meneranginya dengan lentera milik tetanggamu...
Jika rumah itu kosong kau tak dapat mengisinya dengan barang milik tetangga...
Dan apabila kau berada ditengah gurun engkau tidak dapat memindahkannya ke taman yang di bangun oleh orang lain....
Jika rumah itu gelap, maka engkau tidak dapat meneranginya dengan lentera milik tetanggamu...
Jika rumah itu kosong kau tak dapat mengisinya dengan barang milik tetangga...
Dan apabila kau berada ditengah gurun engkau tidak dapat memindahkannya ke taman yang di bangun oleh orang lain....
Langganan:
Komentar (Atom)